Senin, 06 Juni 2011

Necator_americanus


Cacing tambang adalah anggota dari family ancylostomidae.Karakteristik dengan adanya alat pemotong pada mulut berupa tonjolan seperti gigi, pada genus ancylostoma dan lempeng pemotong pada genus necator. Di bawah ini termasuk golongan cacing tambang:

Ancylostoma duodenale               
Necator americanus

Ancylostoma braziliense
Ancylostoma ceylanicum              
Ancylostoma caninum


Infeksi oleh Ancylostoma duodenale dan Necator americanus ini merupakan masalah besar bagi manusia di daerah tropis, dilihat dari segi bidangnya produktivitas dan kerugian ekonomis. Cacing dewasa hidup dalam intestinum tanue/usus halus dengan menggit mukosa, cacing ini menghisap darah, jaringan eksudat dan limfe.
Ancylostoma duodenale menyebabkan kehilangan darah lebih banyak dibanding Necator americanus, sedangkan Ancylostoma braziliense, Ancylostoma ceylanicum, Ancylostoma cainum kadang-kadang bsa menginfeksi manusia dan menimbulkan ” Creeping eruption (cutaneus larva migrans/gound itch). Dalam kulit manusia bias hidup beberapa hari sampai beberapa bulan, lavarnya mengembara dalam kulit manusia tetapi tidak pernah mencapai stadium dewasa.
Telur

Ø  Bentuk oval, ukuran 60 x 40mm
Ø  Dinding 1 lapis tipis
Ø  Isi telur tergantung umur:
Tipe A = berisi pembelahan sel (1-4 sel)
Tipe B = berisi pembelahan sel (>4 sel/morula)
Tipe C = berisi larva




Larva rhabditiform
Ø  mempunyai ukuran 250 x 17mm
Ø  cavum bucalis/mulut panjang dan terbuka
Ø  Esophagus 1/3 dari panjang tubuhnya
Ø  Mempunyai 2 bulbus esophagus
Ø  Ujung posterior runcing


Larva filariform
Ø  Panjang ± 500mm
Ø  Cavum bucalis tertutup
Ø  Esophagus ¼ dari panjang tubuh
Ø  Tidak mempunyai bulbus esophagus
Ø  Ujung posterior runcing

Cacing dewasa
                Walaupun terdiri atas beberapa spesies, cacing tambang mempunyai morfologi hampir sama, perbedaan tiap spesies bias dilihat dari susunan gigi/lempeng pemotong.
·         Panjang tubuh ± 1cm, berwarna putih kekuningan
·         Cacing jantan dan betina dibedakan dari bagian posteriornya
o   cacing betina ujung posteriornya lurus mruncing
o   cacing jantan ujung posteriornya membesar karena adanya bursa kopularis yang tediri atas: bursa rays/vili dorsal, specula, gubernaculum.
·         Ancylostoma duodenale              =>punya 2 psg gigi besar dan runcing       
·         Necator americanus                       =>punya sepsg lempeng pemotong
·         Ancylostoma braziliense              =>punya 3 psg gigi runcing
·         Ancylostoma ceylanicum             =>punya 1 psg gigi besar & 1 psg gigi kecil
·         Ancylostoma caninum                   =>punya 1 psg gigi besar & 1psg gigi sedang
Gejala Klinis
Berat ringannya gejala klinis yang terjadi tergantung antara lain pada:
-Jumlah cacng                                                    -Keadaan gizi penderita
-Stadium cacing tambang                             -Adanya peenyakit lain yang menumpanginya
-Infeksi pertama atau infeksi ulangan     -Umur penderita
-Lamanya infeksi
Diagnosa
Diagnosa dapat ditegakkan dengan munemukan telur pada pemeriksaan tinja.

Cacing tambang adalah cacing parasit (nematoda) yang hidup pada usus kecil inangnya, manusia. Ada dua spesies cacing tambang yang biasa menyerang manusia, Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Necator americanus banyak ditemukan di Amerika, Sub-Sahara Afrika, Asia Tenggara, Tiongkok, and Indonesia, sementara A. duodenale lebih banyak di Timur Tengah, Afrika Utara, India, dan Eropa bagian selatan. Sekitar seperempat penduduk dunia terinfeksi oleh cacing tambang. Infeksi paling sering ditemukan di daerah yang hangat dan lembab, dengan tingkat kebersihan yang buruk. bentuk infektif dari cacing tersebut adalah bentuk filariform. Setelah cacing tersebut menetas dari telurnya, muncullah larva rhabditiform yang kemudian akan berkembang menjadi larva filarifor.

Necator americanus atau lebih dikenal dengan nama cacing tambang adalah salah satu cacing yang merugikan manusia dari kelas Nematoda dan Filum Nemathelminthes. Necator americanus(cacing tambang) umumnya banyak di jumpai di daerah pertambangan. Menurut wikipedia, seperempat penduduk dunia telah terinfeksi cacing tambang ini. Infeksi paling sering ditemukan di tempat lembab dengan tingkat kebersihan yang rendah. Cacing ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui pori-pori. Bentuk infektif (yang menginfeksi) dari Necator americanus adalah filariform. Telur yang menetas tumbuh menjadi rhabditiform kemudaian menjadi filariform.
ini dia


















0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More